oleh

Diamuk Massa, Spesialis Pencuri Kotak Infak “Kotak-kotak”

PADANG, (BM)– Seorang pemuda asal Jambi tertangkap basah mengupak kotak infak Masjid Nurul Ihsan, Padang Baru Timur, Kelurahan Alai Paraki Kopi, Kecamatan Padang Utara, Senin (5/8) sekitar pukul 23.45 WIB. Warga yang memergoki, langsung menghadiahkan bogem mentah ke sekujur tubuhnya. Tak pelak, wajah Febriansyah (25), kotak-kotak diamuk massa.

Kapolsek Padang Utara AKP Afrino bersama anggotanya bergegas datang ke lokasi setelah mendapatkan informasi dari masyarakat dan langsung mengamankan pelaku ke Mapolsek untuk pengusutan lebih lanjut.

Ketua Masjid Nurul Ihsan Padang Baru Timur AKBP (Purn) H M Yasli, didampingi Tokoh Pemuda Eri Syofyan alias Gordon mengatakan ditangkapnya maling kotak infak itu berawal dari kecurigaannya, dimana kotak amal yang selalu habis selama dua hari belakangan dan hanya tersisa uang recehan, sementara uang kertas raib entah kemana.

“Hari pertama isi kotak hilang, saya sempat memarahi garin. Pada hari kedua isi kotak kembali hilang, saya kembali menanyakan kepada garin dan tetap tidak mengaku. Malahan garin balik menuduh saya karena memang yang memegang kunci kotak saya sendiri,” ungkap Yasli, seperti dilansir posmetropadang.co.id

Yasli menjelaskan tak ingin saling curiga dan saling tuduh, ia kemudian membuka rekaman CCTV untuk membuktikan penyebab uang di lima kotak infak raib. Setelah dilihat, terungkap uang di kotak infak tersebut telah di curi oleh seorang pria yang bukan warga sekitar.

“Di hari ketiga ini kami melakukan pengintaian dari dalam ruangan kamar garin dan memperhatikan kamera CCTV. Sekitar pukul 23.00 WIB, dari CCTV tersebut terlihat seseorang yang wajahnya mirip dengan pelaku yang terekam CCTV dua hari sebelumnya sedang berada di depan pintu mesjid memperhatikan kondisi di dalam mesjid,”ujar Yasli.

Melihat hal tersebut, pengurus mesjid beserta garin mencoba mengecek keadaan di luar, namun pelaku yang ada di rekaman CCTV tersebut sudah tidak terlihat lagi di depan mesjid. Akhirnya pengurus dan garin mencoba mencari di sekeliling mesjid, dan menemukan pelaku bersembunyi di balik meja yang berada di sebelah kiri bagian luar masjid.

“Pelaku langsung kami amankan. Setelah kita amankan, warga berdatangan ke lokasi melihat pelaku. Warga sempat emosi dan memukulinya sampai babak beluar. Kami berusaha meredam amarah warga dan melaporkan kasus pencurian itu ke polisi. Pelaku sudah dibawa polisi dan kita serahkan proses hukumnya ke polisi,” lanjutnya.

Kapolsek Padang Utara AKP Afrino mengatakan saat dilakukan pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya. Namun karena pelaku juga mencuri kotak amal di wilayah lain, pelaku sempat dibawa ke Polsek Padang Barat untuk diinterogasi karena lokasinya dekat dengan polsek tersebut.

“Ternyata di salah satu masjid, pelaku pernah berhasil meraup uang sebanyak Rp3 juta. Dalam aksinya, pelaku beraksi tunggal, namun pelaku yang diduga kuat spesialis kotak infak. Diperkirakan ada banyak kotak infak yang sudah digasaknya,” jelas Afrino. (**)

Komentar

Post Terkait